Husnul Mauludi Mubarok - Apabila Besar Nanti
Perkenalkan namaku Husnul Maulidi, teman temanku biasa memanggilku Husnul, kini aku duduk di bangku SMP kelas 7 , usiaku kini menginjak 12 tahun. Ayah ibuku sudah berpulang kesisi Allah SWT, walaupun tanpa kehadiran sosok ibu dan ayah aku tetap semangat. Kini aku tinggal bersama mbahku dan adikku aizet yang masih duduk di bangku SD kelas 4.
Hobiku bermain bola, club bola Indonesia favorit ku yaitu Persija, club luar negri arsrnal,. Pemain favorit ku Ozil dia berasal dari club sepak bola Arsenal, aku sangat menyukai cara dia bermain , umpannya cantik, dan tendangan nya sangat keras , dan terlebih dia adalah seorang muslim , dan aku berharap bisa seperti Ozil.
Aku tergabung disalah satu club bola di Bogor yaitu club bola Glora Yudha. Guru ku yang memasukan aku diclub bola Glora Yudha. Aku sangat berterimakasih kepada guruku yang sudah mendukungku. Disni lah aku mulai bermimpi menjadi pemain bola yang handal. Setiap pekan aku berlatih dengan semangat yang tinggi. Pelatihku selalu mengajariku cara menggiring bola, mengumpan bola, dan menendang bola. Walaupun hobiku bermain bola aku tak pernah lupa belajar dengan giat dan penuh semangat karena aku sadar pendidikan itu penting.
Aku sangat ingin membuat mbahku bangga dengan segala prestasiku, karna beliaulah yang selalu mendukung aktivitas ku , dan menyayangiku. Aku tak pernah merasakan kekurangan kasih sayang berkat mbahku , beliau selalu bersabar mengajariku dan mengerti aku. Ayahku telah pergi 8 tahun lalu dan ibuku 5 tahun lalu memang tidak mudah untuk bangkit tapi karena mbahku selalu memberikan kasih sayang menggantikan kedua orang tuaku hal itulah yang membuat aku tidak menyerah untuk mengejar cita citaku menjadi pemain sepak bola yang handal.
Apabila besar nanti selain aku menjadi pemain sepak bola aku juga ingin memberikan manfaat untuk orang banyak. Aku ingin membahagiakan mbahku, hari ini dan sampai kapanpun. Aku selalu turuti semua perintah dari mbahku , seperti mengaji, taat beribadah, dan mbahku selalu mengingatkan ku untuk tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu. Mbahku adalah seorang guru ngaji. Mbahku pernah berkata apapun profesinya aku harus selalu mengingat Allah dan taat beribadah jangan pernah meninggalkan sholat. Aku sadar dunia ini hanyalah sementara , akhirat lah kehidupan sebenarnya, aku berharap dapat dikumpulkan kembali dengan keluarga ku , bersama ayah, ibu yang selalu kurindukan dan bersama mbahku yang telah merawat ku. Aku akan selalu bersemangat demi mewujudkan cita-citaku.
Penulis, Husnul Mauludi Mubarok (PJ Dr Rika) yatim binaan daerah Bogor Utara. Lahir di Bogor pada tanggal 3 Mei 2006. Dari keluarga Bapak Baehaki (alm) dan Ibu Rahayu Mulyanist (almrh).
Karangan ini di tulis dalam rangka memperingati milad Yayasan Al-Ruhamaa’ ke-10 yang di laksanakan pada 27 Januari 2019. Sekarang penulis bersekolah di SMP Siliwangi, kelas 9.